display
Menyempatkan diri mampir ke Gramedia Matraman. Renovasi belum paripurna. Masih ada debu merangkak di antara hembusan pendingin udara.
Luar biasa. Beda sekali penampilan toko buku beromzet paling besar di tanah air ini dibandingkan dengan sebelumnya. Mirip mall. Dan hampir semuanya berubah.
Perubahan paling mencolok ada pada display buku. Raknya gede-gede, kayak rak beras kalau di minimarket. Jadi, buku-buku yang dipajang tampak sangat mencolok. Dari kejauhan tampak begitu jelas buku apa saja yang dipampang. Tidak perlu jongkok untuk melihat buku di rak paling bawah.
Tak heran, malam kemarin, toko ini begitu menuai pengunjung. Kini tak perlu lagi berdesakan untuk berbelanja. Tempatnya begitu lega.
Dengan display yang baru, peluang penulis agar buku karyanya dipajang di podium utama begitu besar. Maka, tidak ada alasan lagi bagi siapa pun untuk menunda menulis. Semua orang kini bisa menulis. Dan pasarnya begitu besar. Tak akan cukup waktu sehari untuk berburu di toko yang paling tersohor ini.
Hanya satu kekurangan mencoloknya: satpam terlalu ramah. Saya percaya, tujuan perusahaan baik, yakni agar pengunjung merasakan kehangatan sentuhan petugas secara lebih personal. Sayangnya itu tidak terjadi. Satpam menyapa setiap pengunjung secara berlebihan. Terasa sekali basa-basi. Maklum standard operation procedur (SOP)-nya. Keluar dari cangkem, belum keluar dari hati.
November 9th, 2008 at 7:00 pm
Good words.